Oleh: Abu Teuming
(Penyuluh Agama Islam Efyepe)
Isra Mikraj momen spesial bagi umat Islam, yang berkaitan erat dengan ibadah mulia. Pasca peristiwa agung ini, umat Islam mendapatkan kado indah berupa kewajiban menunaikan salat lima waktu. Salat lima waktu menjadi penebus dosa, menyucikan tubuh manusia dari gelumbung maksiat yang terkontaminasi saat mereka hidup di dunia.Merujuk literatur fikih klasik, salat lima waktu kerap diibaratkan sebagai sungai jernih yang mengalir di depan rumah umat Islam. Seorang hamba yang kelelahan bekerja di perkantoran hingga berkeringat, bekerja di sawah hingga berlumuran lumpur, atau nelayan yang keseharian bekerja di laut hingga badannya berbau amis tentu harus dibersihkan. Semua kotoran itu bisa dibersihkan dari tubuh dan pakaian, dengan memanfaatkan fasilitas sungai yang ada di pelataran rumahnya.
Mustahil rasanya, jika ada sungai berkapasitas air jernih dan sejuk namun tidak membuat tubuh seseorang bersih dari kotoran dan najis. Hal ini tidak mungkin terjadi, kecuali pada diri orang yang malas mandi, takut dengan air dan alasan negatif lainnya.
Seyogyanya, fasilitas berupa sungai ini wajib dimanfaatkan optimal, bukan hanya untuk menyucikan noda nempel di badan, tapi mampu membersihkan sekaligus menyucikan pakaian dari najis.
Demikian juga perumpamaan salat. Orang yang rajin salat lima waktu, Allah akan memberikan ruang bagi mereka untuk membersihkan dosa yang dilakukan seharian. Amat sayang Allah pada hamba. Per hari disiapkan wadah untuk menghapus dosa sehingga tidak menumpuk. Jika dosa kian menggunung tanpa dibersihkan setiap hari secara bertahap, tentu dosa akan menjadi petaka bagi manusia. Dosa bukan hanya langkah awal memesan tiket masuk neraka, lebih dari itu, berdampak nyata dalam kehidupan pelakunya.
Dosa bisa menghalang pelakunya untuk hidup sukses di dunia. Resekinya bakal tersendat dan kenikmatan hidup di dunia akan putus. Kegundahan hidup terus membayangi orang yang enggan salat, meskipun kadang pelakunya jarang menyadari, bahkan mereka merasa aman hidup tanpa dosa.
Mari manfaatkan lima sungai demi membersihkan diri. Mari, jadikan salat lima waktu untuk menyucikan tubuh dari dosa. Iya, dosa kecil.
*Artikel ini sudah tayang di Media Suluhagama.com
No comments
Silakan beri tanggapan dan komentar yang membangun sesuai pembahasan artikel.