Penyuluh Agama Islam KUA Baitussalam, Amiruddin menggerakkan program Literasi Pengantin untuk menguatkan ketahanan rumah tangga bagi calon pengantin (Catin) dan pengantin baru.
Amiruddin menyebutkan pada 10 Agustus 2026 ada Catin yang menikah. Kepada Catin pria, saat proses bimbingan Catin di KUA telah kita programkan agar memberikan hadiah berupa buku dengan genre 'Ketahanan Rumah Tangga'. Penyerahan dilakukan usai akad nikah yang disaksikan penghulu, penyuluh agama Islam, dan masyarakat yang hadir dalam prosesi adat di kediaman pengantin perempuan, Desa Baet, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar.
“Program Literasi Pengantin akan menjadi role model bagi pengantin, terutama dalam wilayah binaan saya di Kecamatan Baitussalam. Yang kita programkan satu buku, tapi justru pengantin pria hadiahkan dua buku. Berarti ada semangat literasi dari keduanya,” ujar pria yang biasa disapa Abu Teuming dan Ketua Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Aceh ini.
Ia menjelaskan selama dua tahun terakhir telah melakukan penelitian dan wawancara terhadap Catin, hampir 95 persen catin tidak pernah membaca buku bertema ketahanan keluarga atau artikel yang berkaitan dengan munakahat dan pembentukan keluarga sakinah mawaddah dan rahmah (Samara).
Praktik peningkatan literasi pengantin, kata Abu Teuming, telah diterapkan juga saat pelaksanaan bimbingan perkawinan (Bimwin) bagi catin. Program ini sebagai upaya meningkatkan pemahaman catin terhadap ilmu berkaitan rumah tangga, yang dapat dilakukan secara mandiri dengan cara baca buku dan artikel.
Menurut fasilitator Bimwin ini, perceraian makin meningkat dengan beragam alasan. Pencegahan perceraian juga mesti lebih intens, tentu dengan bermacam cara juga. Harapannya, melalui literasi pengantin secara mandiri, para pasangan paham bahwa semua dinamika rumah tingga punya solusi, sehingga tidak harus bercerai.
Usai ijab kabul, pengantin pria tersebut menyerahkan buku kepada pasangannya dengan berjudul 'Menyelesaikan Masalah Rumah Tangga dengan Mudah dan Membahagiakan' karya Ali Margosim. Ke depan, program literasi pengantin terus digalakkan pada catin dan pengantin.


No comments
Silakan beri tanggapan dan komentar yang membangun sesuai pembahasan artikel.